Pic Elektrolizer
Hasil Pengetesan -->
Warna Endapan Bahan Pencemar Pengaruh Terhadap Kesehatan
Hijau ---> Cuprum, Oksida, Chlorin --> penyakit ginjal, Sistem syaraf pusat, Kanker
Hitam ---> Kalsium, magnesium ---> Batu ginjal, Kencing batu
Putih ---> Alumunium, Arsen, Asbestos ---> Penyakit hati, Sistem syaraf pusat, Kanker
Biru ---> Alumunium, Sulfur, Phospat, Pestisida --->Penyakit hati, Ginjal dan kencing batu, Sistem syaraf
Jingga ---> Besi oksida ---> Gangguan air seni, Gangguan keseimbangan metabolisma
Sekedar Info :
TDS = Total Disolved Solid (Jumlah Padatan (Logam) Terlarut dalam
Air), satuan ukurannya adalah ppm
Air Murni hanya memiliki 3 ppm dari H2O (2 unsur Hidrogen dan 1 unsur
Oxygen)
semakin tinggi nilai TDS, semakin banyak jumlah kandungan logam yg
terlarut didalam air yg ikut terminum tubuh.
tubuh tetap memerlukan mineral dalam jumlah yg sesuai. maka standard
WHO untuk kemurnian air layak minum di batasi dengan nilai TDS
maksimal 30 ppm saja. lebih dari itu sisa proses tidak sanggup
diuraikan dari tubuh utk di keluarkan. risikonya mengendap di organ
vital.
Hasil TEST secara global dari beberapa sample yg ada:
kandungan air tanah/artesis dan air isi ulang pinggir jalan di
jabotabek, rata2 terkontaminasi oleh logam berat. kecuali air tanah yg
di bawa dari (sebagian) lenteng agung hanya mengandung phosfor.
(sesuai data test eletrolisa dan TDS meter. bukan laboratorium
nanoscale milik sucofindo)
air matang hanya membunuh kuman dan bakteri, tidak membuang
kandungan logam. malah air yg direbus dengan panci alumunium, justru
menambah jumlah kandungan logamnya.
air minum kemasan justru lebih parah. krn gak beda jauh
sama air tanah kualitasnya. (sayang bgt, udah mahal jelek pula!)
air proses reverse osmosis dan destilasi merupakan air tebaik.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar